Arakian tersebutlah kisah di satu hari sabtu bersamaan purnama juli tanggal ke 30 ,telah berkunjung sang putera mahkota as-shakur shah bersama adindanya putera panglima iskandar shah ke Gunung Buller. Hajat di hati hendak memetik bunga indah buat menghiasi istana mereka. Namun apakan daya hajat mereka tidak kesampaian kerna sang Puteri Gunung Buller sedang beradu atau dalam bahasa glamernye hibernate di singgahsana puncak.
"Oh malang sungguh nasib beta," kata putera sulung kepada adindanya.
"Tak mengapalah adinda...mungkin ada rahmatnya. Mana tahu jika yang dicari bukan di sini," pujuk putera panglima.
"Ya, baiklah...alang-alang kita di sini ya adinda, apa kata kite enjoys dulu...."
"Hahaa..molek sungguh cadangan kakanda itu...Mariiii"
Sayugia, mereka pon laksana menggegarkan suasana gunung dengan aksi-aksi persenian papan luncur ais mereka sehinggakan berlaku keajaiban di mana sejenis makhluk perkasa bernama Bigfoot yang sekian lama memencilkan diri jauh dari pandangan mata manusia, keluar untuk menyaksikan kehebatan sang putera berdua...